Langsung ke konten utama

Postingan

NUSANTARA DAN AGAMA DI MATA SANSEKERTA

Adalah satu kekeliruan, jika kita beranggapan Leluhur masyarakat Nusantara, adalah penganut animisme, penyembah benda-benda alam. Leluhur Nusantara di masa purba, telah memiliki keyakinan monotheisme, yang disebut “Ajaran Kapitayan”. Berbagai kajian telah dilakukan untuk mencari data tentang Etnis penghuni Nusantara,  bahwa sejak masa "Berburu" pada jaman Purba, manusia sudah mengenal keyakinan dan harapan yang menjadi cikal bakal Agama Purba. Sejak jaman Pleistosen akhir para penghuni Nusantara sudah mengenal peradaban yang berkaitan dengan Agama, dari berbagai hasil budaya batu purba seperti Menhir, Dolmen, Yupa, Sarkofagus, dan punden berundak membuktikan bahwa penghuni Sudah mengenal Agama dengan berbagai ritual pemujaanya. berlanjut ke jaman perunggu sampai ke jaman logam banyak ditemukan hasil galian yang berhubungan dengan penguburan mayat dan kegiatan sosial yang mengindikasikan bahwa ada hubungan antara prilaku sosial dan Agama pada kehidupan penghuni Nusantara...

NEGARA YANG PERNAH MENJAJAH INDONESIA

Sejak zaman dahulu kala, kepulauan-kepulauan di Nusantara telah dikenal oleh dunia sebagai negeri yang kaya raya. Maka tak heran jika sejak dulu, beberapa bangsa di dunia pernah melakukan praktik kolonialisme dan penjajahan di nusantara ini karena tergiur dengan kekayaan alamnya yang sangat melimpah.  Berikut ini adalah negara-negara yang di katahui pernah menjajah indonesia dalam sejarah. 1509 - 1595 M : Portugis hanya menjajah Maluku, dan berhasil diusir tahun 1595. Bangsa Portugal dahulu nya bernama Portugis. Pada tahun 1512 seorang pelaut Portugis bernama Fransisco Serrao berhasil berlayar menuju kepulauan Maluku. Pada awalnya, raja Ternate menyambut baik kedatangan bangsa Portugis tersebut ke Maluku. Bahkan Portugis diizinkan untuk mendirikan benteng di Ternate. Namun pada akhirnya, hubungan dagang antara Ternate-Portugis diputuskan karena Portugis mulai melakukan praktek monopoli tak sehat terhadap perdagangan rempah-rempah di Maluku. Sehingga...

Riwayat Kerajaan Marusu Dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan

Kabupaten Maros  adalah salah satu  Daerah Tingkat II  di  provinsi   Sulawesi Selatan ,  Indonesia .  Ibu kota   kabupaten  ini terletak di Kota  Maros . Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.619,12 km² dan berpenduduk sebanyak 322.212 jiwa pada tahun 2011. Sejarah dan penduduk asli Benteng Maros pada masa Hindia Belanda Sejarah tentang Maros senantiasa terkait dengan keberadaan manusia pra-sejarah yang ditemukan di Gua Leang-leang, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Bantimurung (sekitar 11 km dari  Kota Maros  atau 44 km dari  Kota Makassar ). Dari hasil penelitian, arkeolog menyebutkan bahwa gua bersejarah tersebut telah dihuni oleh manusia sejak zaman  Megalitikum  sekitar 3000 tahun sebelum Masehi (nyaris satu zaman dengan  Nabi Nuh  yang wafat 3043 tahun sebelum Masehi) yang selanjutnya turun-temurun atau beranak-pinak hingga saat ini. Sehingga, untaian sejarah terse...

Misteri Keabadian 4 Nabi yang Masih Hidup Hingga Sekarang

Al-Quran dan Firman Allah telah menjelaskan secara gamblang bahwa Nabi dan Rasul merupakan manusia pilihan yang bertugas menyampaikan Wahyu Allah kepada seluruh umat manusia. Setiap era dan peradaban berlangsung, selalu ada sosok Nabi dan Rasul yang bertugas meluruskan penyimpangan yang dilakukan oleh umat manusia di masa itu. Walaupun ditunjuk sebagai manusia pilihan, sebagaimana manusia pada umumnya, Nabi dan Rasul juga mengalami kematian dan sakaratul maut. Hampir semua Nabi dan Rasul yang diturunkan mengalami kematian. Namun, Al-Quran mencatat ada 4 Nabi dan Rasul yang hingga kini masih hidup. DI mana keberadaan mereka saat ini? 1. Nabi Khidir Alaihissalam Nabi Khidir Alaihissalam berada di kisaran abad ke-4 atau tepatnya hidup pada masa pemerintahan Raja Iskandar Dzul Qarnain pada tahun 322 SM (dikenal dalam sejarah dunia sebagai Raja Alexander The Great). Walau tidak tercatat secara resmi dalam kisah 25 Nabi dan Rasul, namun Nabi Khidir dikenal dalam kisah perjalanan ...

Sejarah Awal Agama Yahudi

Israel telah ada dalam pikiran Tuhan sebelum penciptaan alam (Gen. R. 1.4) yang mana diciptakannya langit dan bumi hanyalah karena ke­unggulan Israel. Sebagaimana alam tak mungkin wujud tanpa angin, Cara terbaik mengkaji Kitab suci adalah melakukannya secara kronologis, mulai dengan sejarah keagamaan dan politik agama Yahudi. Catatan­ catatan tradisional Yahudi mungkin bisa membuat seseorang terperangah dan shock, karena tradisi mereka ternyata penuh dengan praktik-praktik penyem­hahan berhala, paganisme, dan seringnya pengingkaran terhadap keesaan Tuhan. Tujuan utama saya di sini ingin menunjukkan bahwa para pemeluk awal agama Yahudi tidak suka mengikuti Nabi Musa atau risalahnya. Banyak cerita-cerita tradisional yang menggambarkan pendapat-pendapat orang-orang Yahudi awal yang tak senang terhadap nabi-nabi mereka dan mengungkapkan konsepsi­konsepsi yang memprihatinkan tentang Tuhan, dan setelah memaparkan beberapa di antaranya, saya akan beranjak ke sejarah raja-raja Israel dan ...